PENGENALAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR YANG MAMPU MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSAING UMKM DI KELURAHAN PASIE NAN TIGO

  • Sulastri Sulastri
  • Mega Asri Zona
  • Chichi Andriani
Keywords: budaya organisasi, competing value framework, OCAI, UMKM

Abstract

Kegiatan pengembangan IPTEK kali ini bertujuan untukĀ  membantu UMKM (pemilik kapal dan nelayan) di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah dalam mengenalkan budaya organisasi sehingga nantinya UMKM yang ada di Kota Padang bisa melakukan perubahan pada usaha mereka. Perubahan diharapkan dapat membantu UMKM dalam menciptakan competitive advantage. Berdasarkan hasil pengolahan data dari kegiatan pengabdian dapat dilihat bahwa mayoritas UMKM di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah menerapkan budaya keluarga (clan). Nilai-nilai dalam budaya ini adalah berbagi nilai, kesatuan, partisipatif, dan rasa kebersamaan yang tinggi. UMKM yang dominan menggunakan prinsip budaya ini akan membuat karyawan merasa bahwa perusahaan lebih dari seperti keluarga besar, daripada sebuah perusahaan yang pada dasarnya bertujuan ekonomis. Berbeda dengan budaya hierarki yang memiliki banyak peraturan yang harus dipatuhi, dan budaya pasar yang sangat kompetitif dan mementingkan laba, perusahaan dengan budaya keluarga lebih menekankan pada kerja sama tim. Fokus utama adalah karyawan. Perusahaan mengusahakan agar karyawan berkembang, baik dari segi pengetahuan maupun dari segi keterampilan.

Published
2019-06-30