MODEL PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KARET BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BATANG HARI

  • Rusnani Rusnani
Keywords: pemberdayaan, perkebunan karet, berkelanjutan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model fator pemberdayaan petani dalam pengembangan perkebunan karet berkelanjutan di Kabupaten Batang Hari. Metode penentuan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling) yaitu memilih petani karet yang memiliki lahan perkebunan karet sebagai sampling yang akan diobservasi dan diwawancara. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Slovin pada taraf signifikansi 0,1 (taraf keyakinan 90%) pada empat kecamatan yaitu Pemayung, Muara Bulian, Mersam dan Batin XX1V. Masing-masing kecamatan dipilih tiga desa sebagai tempat pengambilan sampel. Penentuan jumlah sampel petani pada tiap desa yang ditetapkan dilakukan secara proporsional sehingga diperoleh jumlah petani responden sebanyak 379 orang. Data dianalisis secara statistik menggunakan analisis jalur (Path analysis). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel determinan dalam model pemberdayaan petani dalam pengembangan perkebunan karet berkelanjutan adalah luas lahan melalui variabel perantara modal dengan nilai koefisien jalur β = 0,559, modal melalui produksi dengan nilai koefisien jalur β =0,528, produksi melalui ekonomi dengan nilai koefisien jalur β = 0,493, ekonomi melalui keberdayaan petani dengan nilai koefisien jalur β = 0,260, keberdayaan petani secara langsung ke jalur perkebunan karet berkelanjutan dengan nilai koefisien jalur β = 0,325. Pengaruh total semua variabel terhadap perkebunan karet berkelanjutan sebesar β = 0,490790109, artinya model pemberdayaan petani dalam pengembangan perkebunan karet berkelanjutan memiliki pengaruh langsung dan tak langsung pada faktor luas lahan, modal, produksi, ekonomi, keberdayaan terhadap perkebunan karet berkelanjutan.

Published
2019-06-30
How to Cite
Rusnani, R. (2019). MODEL PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KARET BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BATANG HARI. UNES Journal of Scientech Research, 4(1), 117–129. Retrieved from http://ojs.ekasakti.org/index.php/UJSR/article/view/286