HAMBATAN RADIKAL BEBAS DAN PERBAIKAN FUNGSI KOGNITIF PADA TIKUS MODEL ALZHEIMER OLEH KATEKIN GAMBIR
Abstract
Penyakit Alzheimer merupakan salah satu dari masalah kesehatan yang paling serius. Merupakan gangguan neurodegeneratif yang berbahaya dan progresif yang menyumbang jumlah sebagian besar penyebab demensia yang terkait usia, ditandai dengan penurunan kognitif dan akumulasi deposit Amyloid Beta (Aβ) serta tangles di otak. Pada penyakit neurodegeneratif termasuk demensia, ditemukan kadar lipid peroksidasi yang meningkat. Ekstrak Gambir mengandung lebih kurang 83% katekin dan mengandung senyawa fungsional yang termasuk dalam golongan senyawa polifenol. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji lebih lanjut pengaruh katekin dari gambir terhadap kadar 4-HNE plasma dan pengaruh terhadap fungsi kognitif tikus model alzheimer. pada penelitian ini digunakan tikus putih Sprague dawley sebanyak 25 ekor yang terdiri dari kelompok Kontrol negatif (Tidak diovarektomy + diet pakan standar), kelompok kontrol positif (diovarektomi + Dgalaktosa 500 mg), kelompok perlakuan 1 ( diovarektomi dan D-galaktosa 500 mg + dosis katekin 20 mg/200 mg bb), kelompok perlakuan 2 (diovarektomi dan D-galaktosa 500 mg dosis katekin 40 mg/200 mg bb) , kelompok perlakuan 3 (diovarektomi + D-galaktosa 500 mg + dosis katekin 60 mg/200 mg bb). Penelitian ini dapat membuktikan bahwa katekin gambir (Uncaria gambier) mampu menurunkan kadar 4-HNE pada plasma dan memperbaiki fungsi kognitif tikus model alzheimer.