STUDI KELAYAKAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINI HIDRO DI SUNGAI MANULA KECATAMAN PUGUNG KABUPATEN PESISIR BARAT LAMPUNG
Abstract
Pertambahan permintaan kecukupan penyediaan pembangkit listrik semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk. Sumber energi yang digunakan saat ini adalah berasal dari PT. PLN Persero. Untuk membangkitkan listrik hingga saat ini masih didominasi oleh bahan bakar fosil, yang merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui dan tidak ramah lingkungan. Pembangkit Listrik Mini Hidro merupakan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang memiliki potensi untuk menggantikan bahan bakar fosil. Pada penelitian ini dibuat studi kelayakan pembangkit listrik tenaga mini hidro yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Barat Lampung. Studi kelayakan ini, yang perlu kita ukur adalah banyaknya debit air andalan yang terdapat di salah satu sungai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit air sungai Manula adalah Q = 20,32 m3/dtk dan Beda tinggi atau Head = 98 meter mampu membangkitkan daya minimal sebesar 17,97 MW. Dari hasil daya yang dapat dibangkitkan, berarti pembangkit listrik tenaga mini hidro layak untuk direalisasikan, tetapi perlu adanya kajian secara finansial lebih lanjut.